TOEFL versus IELTS di Kampung Inggris Pare

Sering kali ketika membaca persyaratan kuliah, program beasiswa, lamaran pekerjaan, khususnya di luar negeri, umumnya kita harus melampirkan sertifikat Test of English as a Foreign Language (TOEFL) atau International English Language Testing System (IELTS). Nah, sebenarnya apa perbedaan TOEFL dan IELTS tersebut?

Pada dasarnya kedua Test tersebut sama-sama digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang. Namun, kedua tes ini sebenarnya memiliki beberapa perbedaan. Bagi kamu yang masih bingung dan belum ada gambaran, simak penjelasan di bawah ini, seperti dikutip dari artikel Belajar Inggris.

1. Negara Tujuan

Meski sama-sama untuk mengukur kemampuan bahasa inggris, baik TOEFL maupun IELTS diprakarsai oleh pengembang yang berbeda. TOEFL adalah besutan dari Educational Testing Service (ETS), suatu organisasi dari Amerika Serikat. Sedangkan IELTS dikembangkan berdasarkan kerjasama antara British Council University of Cambridge dan IELTS Australia.

TOEFL biasanya digunakan untuk menguji kemampuan bahasa Inggris seseorang dalam konteks American English. Sementara itu, IELTS lebih digunakan untuk menguji kemampuan bahasa inggris dalam konteks British English.

2. Materi ujian

Secara keseluruhan, kemampuan yang diujikan pada TOEFL maupun IELTS sama, yaitu meliputi kemampuan Reading (membaca), Writing (menulis), Listening (mendengar), dan Speaking (berbicara). Namun skor TOEFL biasanya digunakan untuk mengukur kemampuan dalam berbahasa Inggris dalam konteks bahasa Inggris tersebut adalah bahasa utama yang digunakan sehari-hari.

Sedangkan, untuk IELTS lebih dirancang untuk orang yang ingin melanjutkan studi atau bekerja di luar negeri. Tes ini telah diakui di berbagai institusi pendidikan dan badan profesional di berbagai negara. Dalam praktiknya, terdapat dua versi tes pada IELTS, yaitu versi umum dan akademis. Sementara itu, TOEFL hanya memiliki satu versi tes.

3. Waktu Ujian

Pelaksanaan tes IELTS memakan waktu dua jam 45 menit. Karena IELTS memiliki dua versi tes, yaitu umum dan akademis, jadi terdapat perbedaan tes antara kedua versi tersebut. Untuk tes mendengar dan berbicara relatif sama, namun untuk tes menulis dan membaca antara kedua versi tes tersebut memiliki penekanan materi yang berbeda. Sementara itu, TOEFL hanya menggunakan satu versi tes dan memakan waktu 4 jam dalam pelaksanaannya.

4. Skor

Rentang skor IELTS adalah dari skala 0 -9. Untuk mendaftar program sarjana, setidaknya dibutuhkan skor antara 6.0 – 6.5 agar bisa lolos. Sementara itu, rentang skor TOELF terbagi menjadi dua, yaitu tes online dan tertulis. Jika tes online, maka rentang skor berkisar antara 0 – 120 sedangkan pada tes tertulis antara 310 – 677.

Berdasarkan rentang skor TOEFL tersebut, skor standar TOEFL online yang digunakan oleh perguruan tinggi di seluruh dunia umumnya yaitu sekitar 79 – 80 untukSkor tersebut setara dengan skor sebesar 550 untuk TOEFL yang dilakukan secara tertulis.

5. Lokasi 

Lokasi test untuk TOEFL & IELTS memang banyak sekali, namun perlu berhati-hati karena tidak semuanya memiliki sertifikat resmi yang diakui hasil skornya.

—-

toefl-ieltsSo, guys.. tidak perlu menguasai keduanya sekaligus, kuasailah salah satunya berdasarkan negara tujuan yang diinginkan. TOEFL untuk Amerika dan Asia, sedangkan IELTS untuk Inggris dan Australia. Namun, tidak jarang IELTS juga digunakan untuk negara tujuan Amerika. Tentukanlah negara tujuanmu, lalu fokus belajar disitu

Paket Kampung Inggris Lengkap untuk persiapan test TOEFL / IELTS dapat lihat disini !

Admin Brilliant EC
085731326961 Call/SMS/WA

Leave a Comment

6 − three =